Ludomanistudier er et ressourcested for de gymnasiale uddannelser. Her kan lærere og elever finde inspiration, faglige vinkler og materialer til studieemnet ludomani. © 2013.

Sejarah Umroh

Opgavebeskrivelse

Pada hari-hari awal Islam, ketegangan terus meningkat di Mekah antara Muslim dan kafir (kafir), yang mencegah yang pertama melakukan haji di kota. Pada 628 M (6 Hijriah), umat Islam melakukan perjalanan dari Madinah ke Mekah, setelah Nabi (saw) memiliki visi umat Islam melakukan ritual umrah.

Mereka, bagaimanapun, ditolak masuk oleh suku Quraisy, dan Nabi tidak ingin memasuki tempat suci dengan paksa karena menghormati Ka'bah. Negosiasi diplomatik terjadi antara kedua pihak, diakhiri dengan Perjanjian Hudaybiyyah yang menjanjikan periode 10 tahun bebas dari permusuhan, dan akses ke Ka'bah selama tiga hari setiap tahun.

Pada tahun Hijriah berikutnya, Nabi (saw) melakukan perjalanan ke Mekah bersama dengan 2000 Muslim, pria, wanita dan anak-anak, di mana mereka melakukan ritual yang akan menjadi umrah pertama dalam Islam.

Pentingnya Umroh:
Umrah dianggap oleh banyak orang sebagai “ziarah kecil”, sedangkan haji dianggap sebagai “ziarah besar”. Ini adalah sunnah, bukan tindakan wajib, dan umat Islam disarankan untuk berusaha melakukannya tidak hanya sekali, tetapi sebanyak yang mereka mampu selama hidup mereka, sebagaimana dibuktikan oleh hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah (ra dengan dia). ), di mana Nabi (damai dan berkah besertanya) mengatakan: “Umrah adalah penghapus dosa yang dilakukan antara itu dan yang sebelumnya. Dan pahala haji mabrur (haji yang diterima Allah) tidak lain adalah surga.” (Al-Bukhari)

Dilakukan dengan niat yang benar, Umrah dapat menjadi cara untuk mensucikan pikiran dan jiwa yang ternoda oleh dosa dan ternoda oleh hal-hal negatif, karena telah diriwayatkan bahwa Nabi (damai dan berkah besertanya) mengatakan, “Bergantian antara haji dan umrah. , karena keduanya menghilangkan salah satu dari kemiskinan dan dosa sama seperti bellow pandai besi menghilangkan semua kotoran dari logam seperti besi, emas dan perak.” (At-Tirmidzi)

Seseorang harus mencari pengampunan dari Allah SWT di semua waktu dan tempat, tetapi umrah memiliki pahala yang luar biasa, karena mengharuskan Muslim untuk meninggalkan rumah dan kenyamanan hidup mereka dan mengabdikan seluruh waktu mereka untuk beribadah kepada Allah. Dalam Surat Al-Baqarah (2:186), Yang Mahakuasa berfirman, “Dan ketika hamba-Ku bertanya kepadamu, [hai Muhammad], tentang Aku - sesungguhnya Aku dekat. Aku menanggapi seruan pemohon ketika dia memanggil-Ku. Maka hendaklah mereka menanggapi Aku [dengan ketaatan] dan percaya kepada-Ku agar mereka mendapat petunjuk [yang benar].” Dan seberapa besar nikmat-Nya ketika mencari dan menyeru-Nya di Rumah Suci-Nya?

Selanjutnya, setiap Muslim yang melakukan perjalanan umrah dianggap sebagai peziarah sampai mereka kembali ke rumah. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Umar, Nabi (saw) mengatakan, “Pelaksana haji dan umrah adalah utusan Allah SWT. Jika mereka memanggil-Nya, Dia menjawab mereka dan jika mereka meminta pengampunan-Nya, Dia mengampuni mereka https://blog.ub.ac.id/misrawati/alasan-mengapa-umroh-begitu-populer-di-m...
http://derra_j3e217178.staff.ipb.ac.id/keutamaan-umroh/

Opgave